Dekompresi Mikrovaskular (MVD) saraf wajah.
1. Informasi Pasien
Wanita, 59 tahun. Diagnosis praoperasi: Spasme Hemifasial.
Pembedahan yang dilakukan: Dekompresi Mikrovaskular (MVD) pada nervus fasialis.
2. Latar Belakang dan Signifikansi Pembedahan
Kunci prosedur ini terletak pada identifikasi akurat pembuluh darah penyebab dan pencapaian dekompresi yang memadai selama operasi.
Penggunaan pemantauan neurofisiologis intraoperatif memberikan umpan balik fungsional yang objektif secara real-time kepada dokter bedah selama pasien dalam keadaan anestesi. Hal ini membantu dalam menentukan lokasi nervus fasialis dan cabang-cabangnya, mengidentifikasi pembuluh darah yang bertanggung jawab, serta menilai kecukupan dekompresi.
Teknologi ini secara signifikan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan selama operasi, mengurangi risiko prosedur, serta memungkinkan pembedahan yang lebih presisi dan kurang invasif, sehingga mempercepat pemulihan dan memberikan hasil yang lebih andal.

3. Modalitas dan Peran Pemantauan
Modalitas pemantauan berikut digunakan selama operasi:
EMG bebas-jalan (Free-run EMG): Memantau respons real-time nervus fasialis terhadap traksi atau iritasi, menunjukkan integritas saraf.
EMG terpicu (Triggered EMG): Membantu pemetaan cabang-cabang saraf melalui stimulasi listrik, sehingga membantu mengidentifikasi pembuluh darah penyebab serta jalur saraf. 
BAEP (Potensial Evoked Pendengaran Batang Otak): Salah satu teknik pemantauan paling kritis dan rutin dalam pembedahan MVD. Digunakan untuk memantau dan melindungi cabang koklea dari nervus vestibulokoklear (Saraf Kranial VIII) serta fungsi batang otak, guna mencegah cedera intraoperasi yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran atau komplikasi batang otak lainnya.

4. Kesimpulan dan Nilai Klinis
Pemantauan neurofisiologis intraoperatif telah menjadi komponen yang sangat penting dalam pembedahan dekompresi mikrovaskular modern untuk kejang hemifasial.
Teknologi ini memperluas "penglihatan" dokter bedah dari sekadar pengenalan anatomi menjadi penilaian fungsional status saraf secara waktu nyata, mengubah MVD dari prosedur berbasis pengalaman tradisional menjadi operasi yang presisi, minimal invasif, dan berorientasi fungsi.
Penerapannya secara signifikan meningkatkan keamanan dan efektivitas operasi, memberikan landasan kuat bagi pemulihan neurologis pasca operasi yang baik.
Hak Cipta © NCC Medical Co., Ltd. - Kebijakan privasi